• Jelajahi

    Copyright © SPN
    Best Viral Premium Blogger Templates
    banner

    Advertise

    Pesantren NW Pertama di Sumut Resmi Dibangun

    JON KEY
    Senin, 05 Januari 2026, 5.1.26 WIB Last Updated 2026-01-06T07:45:35Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    ‎Deli Serdang — Yayasan Pendidikan Alfatih Nahdlatul Wathan (NW) Sumatera Utara resmi memulai pembangunan lembaga pendidikan berbasis pesantren melalui acara peletakan batu pertama yang digelar pada Senin, 5 Januari 2026, pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Dusun III Ajibaho, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, tepatnya di depan Balai Penyuluhan Pertanian setempat.
    ‎Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PB NW), Maulana Syaikh Dr. TG. KH. Muhammad Zainuddin Atsani, LC, M.Pd.I, didampingi Sekretaris Jenderal PB NW Prof. Dr. TG. KH. Zainal Arifin Munir, M.Ag. Acara diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin oleh Dr. TG. KH. Zakaria, QH, MA.

    ‎Turut serta dalam prosesi peletakan batu pertama antara lain Ketua Pimpinan Pusat IPNW RTGB Muhammad Zainuddin Atsalis, Ketua PW NW Sumatera Utara Dr. M. Iqbal, MA, Wakil Ketua Umum PB NW Bidang Komunikasi dan koordinaai NW Kiai Jamhuri Karim, QH, S.Sos.I, serta Sekretaris PW NW Aceh Faisal Kuba, S.Pd.
    ‎Ketua PW NW Sumatera Utara yang juga Ketua Yayasan Pondok Pesantren Alfatih Nahdlatul Wathan Sumatera Utara, Dr. M. Iqbal, MA, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kehadiran langsung Ketua Umum dan Sekjen PB NW di Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa pendirian pesantren ini merupakan tonggak penting bagi pengembangan Nahdlatul Wathan di wilayah Medan dan sekitarnya.
    ‎“Ini adalah pesantren Nahdlatul Wathan pertama di Kota Medan. Sesuai visi dan misi NW, kami bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, dan ekonomi. Pesantren ini berlandaskan paham Ahlussunnah wal Jama’ah, sebagaimana diwariskan pendiri NW, Maulana Syaikh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, alumni Shaulatiyah Makkah dan murid ulama besar Syaikh Muhammad Hasan Al-Massath,” ujarnya.
    ‎Sementara itu, Ketua Umum PB NW Maulana Syaikh Dr. TG. KH. Muhammad Zainuddin Atsani menegaskan bahwa pendirian Pesantren NW di Medan mencerminkan komitmen PB NW dalam memperluas akses pendidikan Islam di seluruh Indonesia. Menurutnya, lokasi pesantren yang berada di kawasan pertanian memiliki potensi strategis untuk dikembangkan secara terpadu.
    ‎“Pesantren ini berdiri di atas lahan sekitar ±543 meter persegi, sebagai pondasi awal pembangunan dan berada di lingkungan yang bersih, sejuk, serta mudah dijangkau. Karena berdekatan dengan Balai Penyuluhan Pertanian, pesantren ini diharapkan mampu berkontribusi dengan pemerintah, termasuk dengan pengembangan SMK berbasis pertanian,” ungkapnya.
    ‎Tidak hanya bersifat simbolik, Ketua Umum dan Sekjen PB NW juga menyatakan komitmennya untuk turut membantu percepatan pembangunan pesantren dengan memberikan bantuan material berupa semen. Dukungan serupa juga datang dari berbagai tokoh NW, termasuk Dr. Zakaria, QH, MA, yang akan mendampingi proses pembangunan, serta Kiai Jamhuri Karim, yang berpengalaman dalam pengelolaan pesantren.
    ‎Pembangunan Pesantren Alfatih Nahdlatul Wathan Sumatera Utara ini diharapkan menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat, sekaligus memperkuat peran Nahdlatul Wathan dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing di Sumatera Utara. (Team)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini