MEDAN,– Peta politik internal Partai Demokrat Sumatera Utara menjelang Musyawarah Daerah (Musda) kian solid. Dukungan penuh mengalir deras dari akar rumput untuk meminta Muhammad Lokot Nasution kembali menahkodai DPD Partai Demokrat Sumatera Utara.
Pernyataan sikap ini ditegaskan langsung Oleh H.S Rangkuty Plt. Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan Medan Denai saat menggelar konferensi pers di depan awak media negarawannews.com pada Jum'at pagi, 21 Agustus 2026.
Satu Komando Bersama Iswanda Ramli
Plt. Ketua DPAC Medan Denai menyatakan bahwa seluruh kader di tingkat kecamatan satu suara dan berada dalam satu komando mendukung penuh keputusan strategis yang diambil oleh DPC Partai Demokrat Kota Medan.
"Kami mendukung penuh keputusan DPC Partai Demokrat Kota Medan di bawah nahkoda Bapak H. Iswanda Ramli, S.E., yang telah menyatakan sikap bulat untuk mengusung kembali Abangda M. Lokot Nasution sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara," ujarnya tegas.
Sering Turun ke Akar Rumput dan Peduli DPAC
Faktor kedekatan dan kerja nyata menjadi alasan utama mengapa figur Lokot Nasution dinilai belum tergantikan. Menurutnya, Lokot adalah pemimpin yang rajin turun ke bawah demi memastikan mesin partai bergerak optimal.
"Saya sangat yakin dengan kerja politik Bang Lokot. Beliau tidak jarang turun langsung melakukan konsolidasi hingga ke akar rumput. Hebatnya, perhatian beliau tidak cuma berhenti di tingkat DPC, tetapi juga menyentuh tingkat DPAC. Kami di jajaran DPAC se-Kota Medan sering sekali mendapat perhatian dan bimbingan langsung dari beliau," tambahnya.
Sindir Oknum 'Deklarator' Tak Loyal: Jangan Urus Demokrat jika Jiwa di Partai Lain!"
Di sisi lain, Plt. Ketua DPAC Medan Denai menyayangkan adanya manuver dan tanggapan negatif dari oknum yang mengeklaim diri sebagai Deklarator Partai Demokrat Sumut terhadap kepemimpinan Lokot Nasution. Ia bahkan membongkar rekam jejak oknum tersebut yang dinilai tidak loyal dan kerap membangkang dari instruksi DPP Partai Demokrat.
"Kita semua tahu bagaimana track record-nya. Dia sendiri tidak loyal terhadap partai. Contohnya sangat jelas, dia sering mengabaikan instruksi resmi dari DPP Partai Demokrat. Pada Pilpres 2024 lalu, di saat Demokrat resmi mendukung Prabowo-Gibran, dia malah membelot mendukung Anies-Muhaimin. Begitu juga di Pilgub, dia mendukung Edy Rahmayadi, padahal keputusan resmi Partai Demokrat mengusung Bobby Nasution. Jadi, sangat tidak etis berbicara soal loyalitas kepemimpinan Bang Lokot," cecarnya.
Target Menang Pemilu: Lokot Nasution Kapten yang Tepat!
Menutup rilis persnya, ia optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Lokot Nasution, Partai Demokrat Sumut akan meraih kejayaan besar pada kontestasi politik di masa mendatang.
"Kesimpulan saya hanya satu: jika Partai Demokrat ingin menang besar pada pemilu yang akan datang, khususnya di wilayah Sumatera Utara, maka Bung Lokot Nasution adalah sosok 'kapten' yang paling tepat untuk menahkodai kapal besar ini," pungkasnya dengan penuh keyakinan.(Team)















Social Plugin